//Tambahan //Akhir tambahan Fungky Corporation: kendali

MAU PESAN ALAT BIDANG ELEKTRONIKA? KAMI FUNGKY CORPORATION SIAP MEMBANTU. HUBUNGI :

Email: fungkyking01@gmail.com | FB/TWITTER/YOUTUBE : FUNGKYKING |

WA (WhatsApp) Only : 0838 (Libur)


Lokasi Yogyakarta.

Showing posts with label kendali. Show all posts
Showing posts with label kendali. Show all posts

Thursday, 16 June 2016

Operator Asignment, Increment dan Decrement Dalam Bahasa C

Operator Asignment, Increment dan Decrement Dalam Bahasa C

 
Operasi Aritmatic

         Dalam belajar bahasa C, ada beberapa ekspresi yang menggunakan operator assignment yang bisa ditulis dalam bentuk singkatan. Contoh penulisan bentuknya bias seperti ini "variabel = variabel operator ekspresi" atau bisa ditulis dengan bentuk "variabel operator = ekspresi". Untuk lebih jelasnya, berikut contoh dalam penulisannya; c = c + 3 akan sama jika ditulis c+ = 3. Metode penyingkatan ini juga berfungsi untuk operator yang lainya, +, -, /, % dan *.

Tabel Operator


Operator increment dan Decrement

C memberikan operator penaikan ( increment ) berupa tanda double plus "++" dan operator decrement penurunan, berupa tanda double min "- -". Menggunakan tanda operator tersebut lebih baik daripada menggunakan ekspresi ( c = c + 1, c+ = c ). Jika tanda increment / decrement diletakan sebelum variabel, maka disebut dengan operator praincrement / pradecrement.sedangkan Jika diletakan didepan variable disebut dengan postincrement / postdecrement. Pada proses praincrement / decrement, setiap nilai yang ada selalu dinaikan atau diturunkan terlebih dahulu. Sedangkan jika menggunakan postincrement / decrement, nilai yang digunakan adalah nilai yang lama terlebih dahulu setelah itu nilai akan dinaikan  / diturunkan sehingga mendapatkan nilai baru.

Berikut adalah coding untuk membedakan increment dan postdecrement.
Contoh Aplikasi
baris 7 sampai 9 adalah postincrement sedangkan baris 11 sampai 13 adalah increment. Dari program diatas kita bisa melihat hasilnya dalam bentuk tabel seperti berikut :
 
Terima kasih

Thursday, 17 July 2014

TRAFFIC LIGHT WITH PLC (Programmable logic controller)

A.Pendahuluan
Lampu lalu lintas, juga dikenal sebagai sinyal lalu lintas, lampu lalu lintas, lampu sinyal, lampu berhenti dan robot, [1] dan juga dikenal secara teknis sebagai sinyal kontrol lalu lintas [2] adalah perangkat diposisikan di persimpangan jalan, sinyal penyeberangan pejalan kakidan lokasi lain untuk mengendalikan bersaing arus lalu lintas. Lampu lalu lintas pertama dipasang pada tahun 1868 di London [3] dan sekarang digunakan di seluruh dunia.
Lampu lalu lintas bergantian dengan hak jalan diberikan kepada pengguna jalan dengan menampilkan lampu warna standar (merah, kuning, dan hijau) mengikuti universal kode warna . 
Dalam urutan khas fase warna:
·         lampu hijau memungkinkan lalu lintas untuk melanjutkan ke arah yang dilambangkan, jika aman untuk melakukannya
·         lampu kuning memberikan peringatan bahwa sinyal akan berubah dari hijau ke merah. Tindakan yang diperlukan oleh pengemudi bervariasi, dengan beberapa yurisdiksi membutuhkan driver untuk berhenti jika aman untuk melakukannya, dan lain-lain yang memungkinkan pengemudi untuk melewati persimpangan jika aman untuk melakukannya.
·         indikasi kuning berkedip adalah sinyal peringatan
·         sinyal merah melarang lalu lintas dari melanjutkan
·         indikasi merah berkedip diperlakukan sebagai tanda berhenti
Sinyal lalu lintas akan masuk ke modus berkedip itu controller mendeteksi masalah, seperti program yang mencoba untuk menampilkan lampu hijau untuk bertentangan lalu lintas. Sinyal dapat menampilkan berkedip kuning ke jalan utama dan berkedip merah ke sisi jalan, atau berkedip merah ke segala arah. Flashing operasi juga dapat digunakan pada saat hari ketika lalu lintas ringan, seperti larut malam

Wednesday, 20 March 2013

PLC ( Programmable Logic Controller )

            Sejarah PLC
PLC diperkenalkan pertama kali oleh Madicon pada tahun 1969 (sekarang bagian dari Gold Electronics). Kemudian beberapa perusahaan seperti Allen Bradly, General Electric, GEC, Siemens dan Westinghouse yang memproduksinya dengan harga yang cukup tinggi. Pemasaran PLC dengan harga rendah didominasi oleh perusahaan–perusahaan dari Jepang seperti Mitsubishi, Omron, dan Toshiba.
PLC mempunyai kelebihan diantaranya :
a.    Pemrograman yang mudah dipahami .
b.      Penghentian sistem (dari operasi normal) yang minimal.
c.       Mudah perawatan misalnya bersifat modul atau pengecekkan kerusakan sistem secara otomatis.
d.      Hemat pemakaian energi listrik serta tempat atau ruang yang sedikit dibandingkan pengunaan sistem konvensional.
e.       Mempunyai memori yang bisa diperbesar kapasitasnya.
Kriteria–kriteria tersebut menarik perhatian beberapa produsen peralatan kontrol sehingga melahirkan generasi pertama PLC. PLC pertama tersebut memenuhi pengurangan pemakaian ruang dan tenaga listrik bahkan beberapa tipe PLC tersebut mempunyai sistem pengecekan sendiri kalau terjadi kerusakan.

            Definisi PLC
Sedangkan berdasarkan standar NEMA (National Electrical Manufactures Association) ICS3-1978 Part ICS3 -304 definisi PLC (Programmable Logic Controller) adalah sebagai berikut:
PLC adalah suatu peralatan elektronik yang bekerja secara digital, memiliki memori yang dapat diprogram, menyimpan perintah-perintah untuk melakukan fungsi-fungsi khusus, seperti logic, sequencing, timing, counting dan aritmatik untuk mengontrol berbagai jenis mesin atau proses melalui modul input / output analog atau digital”.
Pada dasarnya PLC merupakan suatu peralatan microprocessor serbaguna yang dirancang khusus untuk dapat beroperasi dalam lingkungan industri yang kotor (berdebu), tingkat kebisingan yang tinggi, fluktuasi temperatur yang besar (00-600) dan kelembaban relatif antara 0%-95%.
Di dalam otak PLC dapat di bayangkan seperti kumpulan ribuan relay. Akan tetapi bukan berarti didalamnya terdapat banyak relay dalam ukuran yang sangat kecil, namun didalam PLC berisi rangkaian elektronika digital yang dapat difungsikan seperti kontak NO dan kontak NC relay
//Tambahan //akhir