//Tambahan //Akhir tambahan Fungky Corporation

MAU PESAN ALAT BIDANG ELEKTRONIKA? KAMI FUNGKY CORPORATION SIAP MEMBANTU. HUBUNGI :

Email: fungkyking01@gmail.com | FB/TWITTER/YOUTUBE : FUNGKYKING |

WA (WhatsApp) Only : 0838 (Libur)


Lokasi Yogyakarta.

Friday, 13 July 2018

Rekomendasi Dalam Membeli Arduino


Rekomendasi Dalam Membeli Arduino


Rekomendasi Dalam Membeli Arduino

Setelah membahas secara utuh dan menyeluruh mengenai Arduino yang dijabarkan pada blog http://fungkynotes.blogspot.co.id mulai dari judul “Memulai Menggunakan Arduino”, “Mengenal Board Arduino Dipasaran”, “Perbedaan Arduino Original dengan Arduino Tiruan”, “ATmega328 DIP Chip and SMD Chip On Arduino UNO”, “Jenis-jenis Pengelompokan IC (Integrated Circuit)”, hingga “USB to Serial Chip On Arduino UNO”, kali ini kita akan membahas “Rekomendasi Dalam Membeli Arduino” sebagai bahan pertimbangan yang dapat membantu dalam memilih Arduino yang tepat sesuai kegunaan.

Untuk menentukan pilihan yang tepat tentang papan Arduino UNO yang akan dibeli maka kita harus mampu mendefinisikan maksud dan tujuan kita ketika akan menggunakan Arduino UNO maupun mikrokontroler jenis dan tipe lainnya tersebut. Pada dasarnya ada 2 kepentingan atau maksud dari kita membeli sebuah mikrokontroler contohnya seperti Arduino UNO, yaitu sebagai berikut:
  1. Membeli Arduino untuk belajar mengenal tentang mikrokontroler.
  2. Membeli Arduino untuk membuat sebuah proyek yang berhubungan dengan dana dan keperluan orang lain.
Jika rencananya untuk belajar tentang pemrograman Arduino maka akan lebih tepat untuk membeli Arduino UNO dengan harga murah menggunakan IC CH340, terlepas dari masalah original atau pun bajakan. Sesuaikan saja dengan ketersediaan dana yang anda miliki dan ketika sudah mahir dalam memprogram atau belajar tentang Arduino baru membeli yang Original. Arduino dengan harga murah akan memaksimalkan proses pembelajaran, sedikit rasa takut baik takut rusak maupun takut masa guna-nya (batas upload program) habis.
Berbeda untuk permasalahan No 2, jika rencananya untuk membuat proyek yang berhubungan dengan dana orang lain maupun riset yang terdanai, maka akan lebih tepat untuk menggunakan Arduino berkualitas (Original). Hal ini karena Arduino original terjaga kualitasnya yang menggunakan komponen kualitas terbaik. Selain itu jika kita menggunakan Arduino Original berarti kita telah menjaga keberlangsungan perusahaan Arduino untuk terus menghasilkan produk-produk Arduino yang lebih baik. Harga yang mahal setara dengan apa yang diberikan oleh perusahaan Arduino kepada penggunanya dan secara langsung kita telah membantu pendanaan perusahaan Arduino sehingga telah menciptakan:

  • Pengembangan hardware open source baru dan terbaru.
  • Dokumentasi yang lebih baik.
  • Sertifikat CE/FCC.
  • Kontrol Kualitas (Quality Control).
  • Memanajemen Komunitas.
  • Penerbitan Tutorial.
  • Menyumbang proyek open source lainnya.
  • Memelihara hosting/pemeliharaan website dan forum.

  1. Kesimpulan
Sebagai kesimpulan dari pembahasan panjang kita disebelum-sebelumnya pada blog http://fungkynotes.blogspot.co.id, bahwa di pasaran hanya ada 2 kategori, yaitu Original (Asli) dan Palsu (Bajakan). Tidak ada istilah compatible seperti pada pembahasan yang berjudul “Mengenal Board Arduino Dipasaran” (http://fungkynotes.blogspot.com/2018/05/mengenal-board-arduino-dipasaran.html) yang dimana sebenarnya untuk mengkamuflasekan kualitas palsu/tiruan. Artikel pada pembahasan link diatas menggunakan istilah compatible sebenarnya hanya untuk memudahkan pembagian papan Arduino yang beredar dipasaran. RedBoard, Seeduino, Arduino Nano, Freeduino adalah tetap masuk kategori original (asli) tetapi karena tidak dibuat oleh perusahaan Arduino maka dimasukan kategori compatible untuk mempermudah pemahaman. Dan harus diingat, istilah compatible yang digunakan di pasaran Indonesia maupun internasional tetap mengacu pada papan Arduino bajakan.

Gambar 1. Arduino UNO Original (www.arduino.ac.id)

Untuk lebih memahami tentang Hardware Arduino dapat membaca pembahasan-pembahasan sebelumnya pada blog http://fungkynotes.blogspot.co.id, semoga dengan pembahasan yang sederhana dan singkat ini dapat membantu teman-teman memahami Arduino. Jika kita ingin membantu pengembangan Arduino maka belilah Arduino Original atau Asli. Memang lebih mahal tapi dana tersebut digunakan untuk penelitian dan pengembangan Arduino dimasa mendatang. Semua kembali kepada teman-teman semua, saya hanya memberikan saran sesuai pengalaman saya selama ini dalam menggunakan Arduino. Jika dana tidak mencukupi untuk membeli kualitas original sebenarnya kita masih bisa untuk membuatnya sendiri tanpa harus membeli bajakan. Karena dasar dari Arduino UNO adalah sistem minimum ATMega328 atau bisa menggunakan sistem minimum ATMega8 namun membutuhkan beberapa penyesuaian.

Untuk selanjutnya, kita akan mengulas tuntas mengenai “Berbicara Tentang Dunia Komputer” agar dapat mengetahui tentang sejarah bahasa pemprograman hingga komputer awal yang tercipta. Buat yang ingin mempelajari Arduino dan lebih mengenal Arduino silakan membaca pembahasan sebelum-sebelumnya diblog http://fungkynotes.blogspot.co.id atau dichannel youtube kami (fungky king) https://www.youtube.com/channel/UCWbN7TqlN68FxeFY7uCNhkA untuk melihat hasil rancangan alat-alat yang kami buat. Kami juga menerima pembuatan alat-alat elektronika baik untuk penelitian ataupun alat untuk “syarat” kelulusan.

Demikian pembahasan singkat yang dapat dibahas, mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan semua ini semata-mata hanya opini pribadi berdasarkan pengalaman. Jika ada kekurangan dan tambahan dari materi pembahasan yang dibahas silahkan dapat teman-teman sertakan pada kolom komentar tambahan materi yang ingin disampaikan.

Terima Kasih,
Salam Otomatisasi


Fungkyking


Kata Kunci: ATMEGA, Arduino, Arduino IDE, Arduino UNO, Bahasa C, fungkynotes.blogspot.co.id, fungky corporation, fungky king, microcontroller, otomatis, pemprograman, plc, NodeMCU, ESP8266, Internet of Things (IoT), Wi-Fi

Sumber:
  • https://www.arduino.cc/en/Products/Counterfeit
  • http://arduino.cc/en/Main/Buy

Wednesday, 4 July 2018

USB to Serial Chip On Arduino UNO


USB to Serial Chip On Arduino UNO



USB to Serial Chip merupakan IC yang berfungsi sebagai sarana komunikasi serial antara Arduino UNO dengan komputer yang mana dilakukan melalui port USB. Arduino UNO tidak hanya bisa mengolah data yang diterima dari pin I/O secara mandiri, tetapi dapat juga digunakan untuk komunikasi dari Arduino UNO ke komputer untuk menampilkan hasil pengolahan data dimana proses komunikasi ini dilakukan bersifat dua arah. Software Arduino IDE merupakan aplikasi yang memiliki fasilitas komunikasi dua arah dengan menggunakan Serial Monitor yang dapat difungsikan sebagai pengirim data, intruksi atau menampilkan kiriman data dari Arduino UNO.

Dengan komunikasi yang bersifat dua arah, hal ini memungkinkan pengguna dapat mengendalikan Arduino UNO melalui komputer dan memantau sebuah proses baik pembacaan data atau lainnya yang sedang terjadi di Arduino UNO. Sebagai contoh, saat pengguna ingin mengirimkan perintah untuk menghidupkan lampu atau memantau suhu dalam ruangan yang terdeteksi oleh sensor suhu menggunakan Serial Monitor yang terdapat pada Software Arduino IDE.

Semua proses komunikasi serial diatas terjadi dengan adanya USB to Serial Chip, sehingga tidak diperlukan lagi komponen tambahan seperti USB TTL Converter untuk melakukan komunikasi serial dari Arduino UNO ke komputer. Oleh karena itu, tipe Arduino UNO sangat cocok digunakan sebagai mikrokontroler dasar untuk pengguna yang baru mau belajar pemprograman dan membuat sebuah karya berbasis mikrokontroler. Hal ini dikarenakan semua kebutuhan dasar untuk mengenal fungsi-fungsi dari mikrokontroler sudah terpenuhi pada Arduino Seri UNO.

Seperti pembahasan sebelumnya diblog http://fungkynotes.blogspot.co.id dengan judul “Jenis-jenis Pengelompokan IC (Integrated Circuit)”, USB to Serial Chip juga menggunakan jenis kemasan IC yang beragam seperti SMD (Surface Mounted Device), SO, SW, dll. Tentunya dengan keragaman kemasan IC yang digunakan berpengaruh dengan harga jual dari setiap komponen IC tersebut, dan lain sebagainya.

Terdapat tiga jenis USB to Serial Chip yang dijual dipasaran dan banyak digunakan oleh Arduino original, Compatible, atau bahkan tiruan/bajakan. USB to Serial Chip yang digunakan pada Arduino UNO ada beberapa jenis antara lain yaitu: ATmega16U2, FTDI dan CH340. Berikut adalah gambar dari bentuk fisik IC USB to Serial Chip yang terdapat dipasaran dan sering dijumpai diberbagai board Arduino terutama seri Arduino UNO.

Gambar 1. Seri USB to Serial Chip

Dari ketiga USB to Serial Chip seperti Gambar 1 diatas yang dijual dipasaran dan digunakan untuk melengkapi seri Arduino UNO atau seri Arduino lainnya tersebut memiliki range harga yang berbeda-beda. USB to Serial dengan chip ATmega16U2 biasanya dibandrol dengan harga paling tertinggi dibandingkan seri FTDI ataupun seri CH340. Arduino UNO Original menggunakan USB to Serial dengan chip ATmega16U2 sehingga membuat harganya mahal namun dengan kualitas yang sangat baik.
Gambar 2. Arduino UNO Original Dengan USB to Serial Chip ATmega16U2
Sedangkan papan Arduino UNO yang menggunakan USB-to-Serial dengan chip FTDI dijual lebih murah dari seri ATmega16U2. Seperti pada Arduino Nano R3 yang didesain dan diproduksi oleh Gravitech menggunakan chip FTDI untuk komunikasi serial dan upload program antara Arduino Nano R3 dengan Komputer.

Gambar 3. Arduino NANO R3 Dengan USB to Serial Chip FTDI

Sedangkan dari ketiga USB to Serial Chip yang harganya termurah adalah papan Arduino UNO yang menggunakan USB to Serial dengan chip CH340, bahkan perbedaan harganya sangatlah jauh jika dibandingkan dengan yang menggunakan chip ATmega16U2 ataupun chip FTDI. Papan Arduino UNO yang menggunakan USB to Serial dengan chip CH340 dapat dipastikan sebagai papan Arduino Tiruan. Karena tidak ada satu varian pun Arduino yang menggunakan USB to Serial CH340. Namun demikian, papan Arduino UNO dengan USB to Serial CH340 tetap mampu bekerja dengan baik layaknya yang menggunakan chip FTDI ataupun ATmega16U2.

Gambar 4. Arduino UNO Tiruan Dengan USB to Serial Chip CH340

Untuk pembahasan selanjutnya, kita akan mengulas tuntas mengenai “Rekomendasi Dalam Membeli Arduino” agar dapat mengetahui jenis Arduino apa yang cocok untuk digunakan baik dalam pembuatan projek maupun dalam proses belajar mengenal mikrokontroler. Buat yang ingin mempelajari Arduino dan lebih mengenal Arduino maupun pembahasan lainnya, silakan membaca pembahasan sebelum-sebelumnya diblog http://fungkynotes.blogspot.co.id atau dichannel youtube kami https://www.youtube.com/channel/UCWbN7TqlN68FxeFY7uCNhkA untuk melihat hasil rancangan alat-alat yang kami buat. Kami juga menerima pembuatan alat-alat elektronika baik untuk penelitian ataupun alat untuk “syarat” kelulusan.

Demikian pembahasan singkat yang dapat dibahas, mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan semua ini semata-mata hanya opini pribadi berdasarkan pengalaman. Jika ada kekurangan dan tambahan dari materi pembahasan yang dibahas silahkan dapat teman-teman sertakan pada kolom komentar tambahan materi yang ingin disampaikan.

Terima Kasih,
Salam Otomatisasi


Fungkyking


Sumber:

Friday, 29 June 2018

Jenis-jenis Pengelompokan IC (Integrated Circuit)

Jenis-jenis Pengelompokan
IC (Integrated Circuit)


Integrated Circuit atau disingkat dengan IC adalah komponen yang sering dijumpai dalam rangkaian elektronika modern, kompleks dan canggih. Hampir semua perangkat Elektronik yang kita pergunakan saat ini memakainya. Kepopuleran IC dikarenakan kemampuannya yang dapat meng-integrasikan ratusan bahkan jutaan Transistor, Dioda, Resistor dan Kapasitor ke dalam suatu kemasan yang cukup kecil. Dalam bahasa Indonesia, Integrated Circuit atau IC ini sering disebut dengan Sirkuit Terpadu.
Seperti pembahasan sebelumya diblog http://fungkynotes.blogspot.co.id dengan judul “ATmega328 DIP Chip and SMD Chip On Arduino UNO”, telah dijabarkan dua buah kemasan IC yang digunakan pada Arduino UNO dipasaran baik kelebihan maupun kekurangan menggunakan kedua jenis kemasan IC tersebut. Secara umum, IC dikelompokkan dengan banyak jenis berdasarkan aplikasinya, jumlah komponen didalamnya, proses pembuatannya, maupun kemasannya.
Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini akan kita jabarkan Jenis-jenis Pengelompokan IC (Integrated Circuit) secara menyeluruh agar lebih mengenal lebih jauh tentang IC (Integrated Circuit). Berikut adalah pembahasan mengenai IC (Integrated Circuit).

  1. Jenis-jenis Pengelompokan IC (Integrated Circuit)
Pada dasarnya, ada banyak jenis pengelompokan atau pengklasifikasian terhadap IC (Integrated Circuit). Pengelompokan IC terbagi berdasarkan atas aplikasinya, ada yang mengelompokannya berdasarkan jumlah komponen yang digunakan, ada yang mengelompokannya berdasarkan bentuk kemasannya, ada yang mengelompokannya berdasarkan fungsinya dan juga ada yang mengelompokkannya berdasarkan Teknik Pembuatannya. Tujuan utama dari pengelompokan atau pengklasifikasian diatas dimaksudkan agar berguna untuk mempermudah dalam memahami lebih luas mengenai IC (Integrated Circuit) lebih dalam.
Berikut ini adalah Jenis-jenis IC (Integrated Circuit) yang dikelompokkan berdasarkan kriteria-kriteria yang disebut diatas.

a)    Pengelompokan IC berdasarkan Aplikasinya
Berdasarkan Aplikasinya, IC dapat dibagikan menjadi 3 jenis, yaitu IC Analog, IC Digital dan IC Campuran (Mixed Integrated Circuit).

  1. IC Analog
IC Analog adalah IC yang beroperasi pada sinyal yang berbentuk gelombang kontinyu. Contoh IC jenis Analog ini seperti IC Penguat daya, IC Penguat sinyal, IC Regulator Tegangan, IC Multiplier dan IC Op-Amp.

  1. IC Digital
IC Digital adalah IC yang beroperasi pada sinyal digital yaitu sinyal yang hanya memiliki 2 level yakni “Tinggi” dan “Rendah” atau dilambangkan dengan kode Binary “1” dan “0”. Contoh IC Digital seperti IC Mikroprosesor, IC Flip-flip, IC Counter, IC Memory, IC Multiplexer dan IC Microcontroller.

  1. IC Campuran (Mixed IC)
Yang dimaksud dengan IC Campuran atau Mixed IC adalah IC yang mengkombinasikan fungsi IC Analog dan IC Digital ke dalam kemasan satu IC. Pada umumnya, IC jenis Kombinasi Digital dan Analog ini digunakan sebagai IC yang mengkonversikan sinyal Digital menjadi Analog (D/A Converter) ataupun sinyal Analog menjadi sinyal Digital (A/D Converter). Seiring dengan perkembangan Teknologi IC, IC jenis Campuran ini memungkinkan untuk mengintegrasikan Sinyal Digital dengan fungsi RF kedalam satu kemasan IC.

b)   Pengelompokan IC berdasarkan Jumlah Komponennya
Dibawah ini adalah pengelompokan jenis-jenis IC berdasarkan jumlah komponennya terutama pada jumlah Komponen Transistor yang terdapat dalam satu kemasan IC.

  1. Small-scale integration (SSI)
Small-scale integration atau IC SSI adalah IC yang berskala kecil yaitu hanya terdiri dari beberapa Transistor didalamnya.

  1. Medium-scale integration (MSI)
Medium-scale integration (MSI) ini terdiri dari ratusan Transistor dalam sebuah kemasan IC. IC yang berskala Menengah ini dikembangkan pada tahun 1960-an dan lebih ekonomis jika dibanding dengan IC Small-scale integration (SSI).

  1. Large-scale integration (LSI)
Large-scale integration atau LSI adalah IC yang terdiri dari ribuan Transistor didalamnya. IC Mikroprosesor pertama yang dikembangkan untuk Kalkulator dikembangkan pada tahun 1970-an memiliki kurang dari 4000 buah Transistor.

  1. Very large-scale integration (VLSI)
Very large-scale integration atau disingkat dengan IC VLSI adalah IC yang terdiri dari puluhan ribu hingga ratusan ribu transistor didalam kemasannya. IC yang berskala sangat besar ini dikembangkan mulai tahun 1980-an.

  1. Ultra large-scale integration (ULSI)
Ultra large-scale integration (ULSI) adalah IC yang terdiri dari lebih dari 1 juta Transistor didalammnya.

c)    Pengelompokan IC berdasarkan Teknik Pembuatannya
Berdasarkan Teknik Pembuatannya atau cara Manufakturingnya, IC dapat dibagi menjadi 3 macam yaitu IC Thin and Thick Film, IC Monolitik dan IC Hybrid atau IC Multichip.

  1. IC Monolitik (Monolithic IC)
IC Monolitik merupakan IC yang mengintegrasikan Komponen Pasif dan Komponen Aktif pada satu chip tunggal Silikon sebagai bahan semikonduktornya. Konsep Manufaktur IC Monolitik ini dapat menghasilkan IC yang memiliki keandalan yang tinggi dengan biaya produksi yang rendah. IC jenis ini banyak ditemui di rangkaian Televisi, Amplifier, Regulator Tegangan dan Penerima AM/FM.

  1. Thin and Thick Film IC
Thin Film IC dan Thick Film IC relatif lebih besar dari IC Monolitik. Hal ini dikarenakan hanya komponen pasif (resistor dan kapasitor) yang dapat diintegrasikan pada wafer IC sedangkan komponen aktif seperti Transistor dan Dioda tidak dapat diintegrasikan dan harus dihubungkan secara terpisah yang membentuk rangkaian tersendiri di dalam kemasan IC.
Thin Film IC dan Thick Film IC memiliki karakteristik dan bentuk yang hampir sama, perbedaannya hanya terletak pada proses pembentukan komponen pasifnya. Thin Film IC menggunakan teknik penguapan atau teknik katoda-sputtering sedangkan Thick Film IC menggunak teknik Sablon.

  1. IC Hybrid atau IC Multi-chip
Seperti namanya, IC Hybrid atau IC Multi-chip ini terbuat dari sejumlah chip yang dihubungkan menjadi satu sirkuit terintegrasi. IC jenis ini biasanya digunakan dalam rangkaian Penguat (Amplifier) yang berdaya tinggi mulai 5W hingga lebih dari 50W. Kinerja IC Hybrid ini lebih baik dibanding dengan IC Monolitik.

d)   Pengelompokan IC berdasarkan Kemasan (Package)
Dipasaran masih banyak sekali kemasan IC yang diperjualbelikan dengan bentuk yang berbeda-beda sesuai kebutuhan. Berikut sedikit penjabaran mengenai pengelompokan IC berdasarkan kemasan (package) yang tersedia dipasaran dibedakan menjadi:

  • SIP (Single In-line Packages)
  • DIP (Dual In-line Packages)
  • SMD (Surface Mounted Device)
  • SOP (Small Outline Packages)
  • QFP (Quad Flat Packages)
  • BGA (Ball Grid Arrays)

Gambar 1. Kemasan (package) IC (Integrated Circuit) (www.google.com)

e)    Pengelompokan IC berdasarkan Fungsi umumnya
Selain pengelompokan-pengelompokan diatas, ada yang mengelompokkan IC berdasarkan Fungsi umumnya, yaitu:

  • IC Logic Gates, yaitu IC yang berfungsi sebagai Gerbang Logika.
  • IC Comparator, yaitu IC yang berfungsi sebagai Komparator (Pembanding)
  • IC Timer, yaitu IC yang berfungsi sebagai penghitung waktu (timer)
  • IC Switching, yaitu IC yang berfungsi sebagai Switch (sakelar)
  • IC Audio Amplifier, yaitu IC yang berfungsi sebagai penguat Audio.

Untuk selanjutnya, kita akan mengulas tuntas mengenai “USB to Serial Chip On Arduino UNO” agar dapat mengetahui dan membedakan komponen IC USB to Serial Chip yang digunakan untuk komunikasi serial pada perangkat Arduino UNO dengan Komputer. Buat yang ingin mempelajari Arduino dan lebih mengenal Arduino silakan membaca pembahasan sebelum-sebelumnya diblog http://fungkynotes.blogspot.co.id atau dichannel youtube kami https://www.youtube.com/channel/UCWbN7TqlN68FxeFY7uCNhkA untuk melihat hasil rancangan alat-alat yang kami buat. Kami juga menerima pembuatan alat-alat elektronika baik untuk penelitian ataupun alat untuk “syarat” kelulusan.
Demikian pembahasan singkat yang dapat dibahas, mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan semua ini semata-mata hanya opini pribadi berdasarkan pengalaman. Jika ada kekurangan dan tambahan dari materi pembahasan yang dibahas silahkan dapat teman-teman sertakan pada kolom komentar tambahan materi yang ingin disampaikan.

Terima Kasih,
Salam Otomatisasi

Fungkyking


Sumber:

//Tambahan //akhir